Cara Penanaman hingga Proses Pascapanen Padi Gogo
Proses penanaman padi gogo dapat dilakukan pada awal musim penghujan dengan cara tugal atau larikan.
Dalam penanaman padi gogo dimulai dengan menyiapkan benih, yaitu sebanyak 3-5 biji/lubang tanam. Dengan jarak tanam 15 cm x 30 cm atau 25 cm x 25 cm, kebutuhan benih adalah 30 Kg/ha.
Pada saat penanaman, benih diperlakukan dengan pencampuran BioVarm dan BioPlus yang mengandung Mycoriza sebagai pelarut fospat dan bakteri penambat nitrogen. Dosis penggunaan BioVarm sebanyak 5 Kg/ha dan BioPlus 500 ml/ha. Penggunaan BioVarm dan BioPlus dapat membantu ketersediaan hara untuk pertumbuhan awal tanaman.
Pemeliharaan tanaman
Kemudian, pemupukan dilakukan pertama kali pada saat tanam dengan aplikasi Pupuk Organik Hayati (POH) sebanyak 25 ml/liter air. Pemberian POH dilanjutkan pada 10, 30 dan 45 HST dengan dosis sama. Pemberian POH akan membantu menjaga kelestarian mikrobiologi tanah, sehingga kesuburan tanah tetap terjaga.
Penggunaan pupuk kimia (Urea Sp36 dan KCI) digunakan dengan setengah dosis anjuran.
Pemberian pupuk SP36, KCI dan setengah bagian Urea dapat dilakukan bersamaan tanam, sisa urea (setengah bagian lagi) diberikan pada saat tanaman berumur 14 HST atau setelah penyiangan pertama. Pemupukan dapat dilakukan secara larikan atau ditebar. Pertumbuhan tanaman harus dijaga dari serangan hama penyakit tanaman dan pengendalian organisme pengganggu tanaman yang ramah lingkungan dapat dilakukan dengan aplikasi Bio-pestisida (seperti ekstrak biji mimba).
Untuk penanggulangan walang sangit dapat memanfaatkan bangkai ikan sebagai antraktan.
Ada juga Penyakit Blas yang merupakan penyakit utama pada padi gogo, namun dapat ditanggulangi dengan penggunaan varietas tahan.
Panen dan pascapanen
Memasuki fase panen dan pasca panen, tanaman masuk fase masak dengan tanda yaitu gabah telah menguning 80 persen.
Pemanenan dapat dilakukan dengan manual atau menggunakan sabit.
Tanaman yang telah dipanen harus segera dirontokkan menggunakan alat perontok biji untuk menghindari kehilangan hasil. Gabah dikeringkan di bawah terik matahari selama 3-5 hari atau hingga kadar air 14-16 persen.
Malah bagusnya paska panen, lahan bisa digunakan untuk program Pajale (padi, jagung, dan kedelai). Ya lahan juga butuh istirahat, jadi malah lebih optimal kalau sudah panen padi gogo ini, dibuat lahannya untuk tanam jagung dan kedele dulu baru tanam padi lagi.
Cara Penanaman hingga Proses Pascapanen Padi Gogo
4/
5
Oleh
Tani Makmur Nusantara
Peraturan Berkomentar Di Situs Website Tani Makmur Nusantara
Dilarang Komentar Spam
Dilarang Komentar Yang Tidak Berhubungan Dengan Topik
Dilarang Meninggalkan Link Aktif
Dilarang Komentar Yang Mengandung Unsur Sara, Pornografi, Judi
Gunakan Bahasa Yang Baik Dan Benar
*Jika Dilarang Komentar Akan Kami Hapus